Gerakan Perempuan yang Menginspirasi Pemberdayaan Perempuan di Amerika Selama Abad ke-19

Sejak awal hingga paruh pertama tahun 1800-an, perempuan telah siap untuk keluar dari keluarga konvensional mereka untuk membuat kesan yang berdampak, secara global. Ini terutama dalam pertimbangan untuk menemukan peluang untuk menandai hak-hak perempuan yang sama tertimbang dalam masyarakat.

Perempuan seperti itu tidak hanya berani tetapi juga mendefinisikan posisi yang paling terhormat di masyarakat karena alasan yang mereka perjuangkan. Berjuang untuk hak-hak perempuan, ada banyak organisasi perempuan yang dibentuk untuk perjuangan keras yang berlangsung lama ini demi kesetaraan dan hak-hak perempuan.

Gerakan Seminari Perempuan

Salah satu gerakan terdepan dalam hal ini adalah gerakan seminari ini yang dimulai dan mengambil bentuk yang serius pada tahun 1815, dipimpin oleh para pemimpin terkemuka seperti Emma Willard, Catherine E. Beecher, Zilpah P. Grant, Mary Lyon dan Joseph Emerson. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk meningkatkan tingkat pendidikan perempuan untuk mengubah perempuan sebagai warga AS yang lebih baik dan disebut sebagai "ibu-ibu negarawan masa depan." Gerakan ini tidak secara langsung berkontribusi pada gerakan hak-hak perempuan tetapi memiliki fondasi yang signifikan membangun bagian dari permainan yang merupakan dorongan kecil namun signifikan untuk kesetaraan perempuan.

Seneca Falls Convention -July 19th dan 20th 1848, di Seneca Falls New York

Konvensi Seneca Falls muncul sebagai konvensi hak-hak perempuan yang cukup banyak berpengaruh. Ini adalah pertemuan pertama yang diselenggarakan oleh wanita di depan umum di Amerika Serikat. Tujuan utama dari konvensi ini adalah untuk mendorong jumlah orang yang lebih tinggi terhadap subjek hak-hak perempuan. Selain itu, Deklarasi Hak dan Sentimen mengambil langkah maju untuk drive tanda tangan di konvensi ini.

Perempuan memiliki hak yang sangat minim selama fase awal 1800-an. Mereka tidak diizinkan untuk memilih atau memiliki kepemilikan properti. Susan Anthony yang lahir di Massachusetts selama tahun 1820 dan kemudian pindah ke New York pada usia enam tahun dan menghadiri sekolah asrama Sekolah Menengah Wanita Deborah Moulson yang terletak di Philadelphia pada usia tujuh belas tahun, adalah batu bangunan aktif untuk gerakan ini.

Para pemimpin penting dengan pengetahuan dan kebijaksanaan imperatif mereka telah berjuang untuk hak-hak perempuan dan persamaan yang selanjutnya mengambil gerakan untuk mendapatkan hak yang setara bagi perempuan dan pemberdayaan mereka juga. Para wanita telah mendapatkan posisi kedudukan tertinggi di masyarakat saat mereka memutuskan untuk membela diri dan berjuang untuk hak, persamaan dan status mereka.

Leave a Comment

All fields are required. Your email address will not be published.